Pertanyaan Seputar Sistem Kelistrikan dan Lampu Indikator Mobil

PERTANYAAN


1. Sehabis melakukan perbaikan di bawah dashboard lampu SRS di instrumen panel menyala. Bagaimana cara meresetnya...?




2. Setelah melakukan penggantian water pump, lampu cek engine menyala. Bagaimana cara menginformasikan hal ini dengan bengkel...?


3. Kerusakan oksigen sensor mengakibatkan lampu cek engine di mobil menyala. Apakah fungsi dari oksigen sensor...?


4. Bisakah hanya mengganti bearing alternator saja...?


5.Apakah korosi pada kabel baterai dapat mengakibatkan putaran mesin menjadi tidak stabil...?


6.Apakah alternator dapat rusak jika terkena air...?


7. Lampu sein sebelah kiri mobil saya berkedip dengan cepat sedangkan lampu sein sebelah kanan normal. Apa yang terjadi...?


8. Jika volume oli mesin kurang dapatkah mengakibatkan lampu cek engine menyala...?


9. Apakah saat melakukan penggantian baterai mobil harus sama tipenya dengan baterai lama..?


10. Apakah lampu cek engine akan menyala jika terdapat masalah pada sistem transmisi otomatis..?


11. Apakah lampu cek engine akan menyala jika mobil sudah waktunya melakukan perawatan berkala..?


Sistem Kelistrikan dan Lampu Indikator Mobil
Sistem Kelistrikan dan Lampu Indikator Mobil



JAWABAN


1. Sehabis melakukan perbaikan di bawah dashboard lampu SRS di instrumen panel menyala. Bagaimana cara meresetnya...?

Supplemental Restraint System mempunyai fungsi self testing dan resetting. 
Saat lampu SRS menyala berarti ada kerusakan yang terdeteksi di dalam sistem SRS. Periksa semua koneksi kabel pada sistem SRS. Kabel-kabel SRS  sengaja digunakan berwarna kuning untuk membedakannya dengan kabel yang lain.

Setelah penyebab Kerusakan diperbaiki, putar kunci kontak Off dan On beberapa kali. Setelah melakukan self test lampu SRS akan mati jika sistem mendeteksi sudah tidak ada kerusakan.



2. Setelah melakukan penggantian water pump, lampu cek engine menyala. Bagaimana cara menginformasikan hal ini dengan bengkel...?

Hal kebetulan seperti ini  terkadang dapat terjadi, Cara yang terbaik adalah dengan menjelaskan kepada pihak bengkel  tentang masalah tersebut dan mintalah mereka untuk melakukan pemeriksaan. Bengkel yang baik akan menanggapi dengan baik setiap komplain dari pelanggannya.  Bisa jadi hal tersebut merupakan kerusakan yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan sebelumnya, dan jika memang hal itu yang dikatakan pihak bengkel dan anda merasa tidak setuju dengan penjelasan mereka silahkan mencari second opinion.



3. Kerusakan oksigen sensor mengakibatkan lampu cek engine di mobil menyala. Apakah fungsi dari oksigen sensor...?

Oksigen sensor terdiri dari berbagai macam tipe. Jumlah oksigen sensor pada tiap mobil juga bervariasi ada yang menggunakan satu, dua , tiga, empat atau lebih. Fungsi dasarnya adalah untuk memberitahukan informasi kepada ECU apakah proses pembakaran berlangsung sempurna. ECU menggunakan informasi ini untuk mengatur penyemprotan fuel injector. sehingga campuran bahan bakar dan udara yang masuk ke dalam mesin berada pada rasio yang tepat.

Jika bensin terlalu banyak konsumsi bahan bakar menjadi boros dan dapat  merusak komponen mesin. Jika terlalu banyak udara maka tenaga mesin akan turun  dan juga dapat merusak komponen mesin.

Campuran bahan bakar yang tidak sempurna juga dapat merusak catalytic converter yang harganya sangat mahal. Oksigen sensor juga digunakan untuk memonitor kinerja catalytic converter dan memeriksa efektifitasnya.



4. Bisakah hanya mengganti bearing alternator saja...?

Pada kebanyakan kasus penggantian bearing alternator saja mungkin dilakukan selama partnya tersedia. Hal ini sering dilakukan untuk tipe alternator yang sangat langka dan harganya mahal.

Sementara itu karena pertimbangan faktor biaya alaternator assy dapat diganti dengan alternator rebuilt.

Dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengganti bearing alternator jika dibandingkan mengganti alternator assy. Waktu adalah uang, dan mungkin saja biaya yang dikeluarkan untuk mengganti alaternator assy  lebih sedikit jika dibandingkan dengan mencoba memperbaikinya.
Salah satu pertimbangan penggantian alternator secara assy adalah karena jika bearing sudah fusak biasanya komponen alternator alternator yang lain juga tidak lama lagi mengalami kerusakan.



5.Apakah korosi pada kabel baterai dapat mengakibatkan putaran mesin menjadi tidak stabil...?

Banyak hal yang dapat menyebabkan putaran mesin menjadi tidak stabil dan salah satunya kabel baterai walaupun tidak mempunyai korelasi secara langsung dengan gejala tersebut .

Pada mesin-mesin modern putaran idle mesin mempunyai fungsi "learning". ECU menggunakan beberapa input dari sensor untuk dapat mengatur putaran idle dan menyimpan data tentang putaran idle agar putaran idle dapat stabil dalam berbagai kondisi. Korosi pada kabel baterai dapat mengganggu suplai tegangan ke ECU sehingga ECU akan kehilangan memori putaran idle tersebut. Saat hal ini terjadi akan menimbulkan berbagai masalah termasuk putaran idle yang tidak stabil.



6.Apakah alternator dapat rusak jika terkena air...?

Walaupun air tidak menimbulkan korslet pada alternator namun air dapat merusak komponen-komponen alternator. Alternator pada mobil hanya menghasilkan tegangan dibawah 15 volt, dimana air tidak dapat menjadi penghantar pada tegangan sekecil itu, namun air dapat merusak komponen dioda, menimbulkan karat pada bearing alternator sehingga alternator tidak berfungsi.



7. Lampu sein sebelah kiri mobil saya berkedip dengan cepat sedangkan lampu sein sebelah kanan normal. Apa yang terjadi...?

Jika lampu sein berkedip dengan cepat merupakan indikasi bahwa salah satu bohlam lampu sein ada yang tidak berfungsi. Periksa seluruh lampu sein sebelah kiri . Perhatikan juga circuit board tempat kedudukan lampu belakang.

Periksa plastik disekeliling soket pada circuit board, seringkali soket central terlihat gosong karena panas. Mengganti circuit board akan membuat lampu sein berkedip dengan normal. 

Untuk mencegah problem tersebut terulang kembali patut dicoba mengganti bohlam biasa dengan lampu LED dengan watt yang sama. Lampu LED lebih sedikit mengkonsumsi arus listrik dan dapat bertahan lebih lama.



8. Jika volume oli mesin kurang dapatkah mengakibatkan lampu cek engine menyala...?

Beberapa tipe mobil akan menyalakan lampu cek engine jika volume oli mesin kurang karena hal tersbut dapat mengganggu kerja mesin. Sebagai pedoman, jika lampu cek engine menyala berarti komputer mobil telah mendeteksi terjadinya kerusakan yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Ini sebagai peringatan dini kepada pengemudi untuk mengantisipasi problem yang sedang dan akan terjadi. Beberapa fungsi kerja mesin dipantau oleh berbagai indikator peringatan secara terpisah seperti volume oli, tekanan oli dan temperatur mesin.



9. Apakah saat melakukan penggantian baterai mobil harus sama tipenya dengan baterai lama..?

Spesifikasi baterai bervariasi yang peruntukkannya harus diseusaikan dengan masing-masing mobil. Sebagai contoh, spesifikasi nilai CCA atau Cold Crangking Ampere. Baterai dengan nilai CCA yang lebih rendah kemungkinan tidak dapat menghidupkan mobil pada berbagai macam kondisi. Pastikan nilai CCA baterai baru sama dengan baterai yang lama,Jangan juga gunakan yang nilai CCA nya lebih tinggi. Karena jika nilai CCA nya terlalu tinggi maka nilai RC atau reserve capacitynya pasti rendah.

Selain aspek diatas,  hal lain yang harus diperhatikan adalah ukuran baterai, tipe dan posisi terminal baterai, ventilasi atau non ventilasi.

Baterai otomotif biasanya memiliki nomor identifikasi yang memberikan spesifikasi tentang ukuran dan karakteristik kelistrikan baterai. Menyesuaikan nomor identifikasi baterai akan mengurangi resiko kesalahan memilih baterai.




10. Apakah lampu cek engine akan menyala jika terdapat masalah pada sistem transmisi otomatis..?

Kebanyakan mobil yang diproduksi setelah tahun 1996 mempunyai sensor pada transmisi otomatis yang memungkinkan komputer mobil memonitor kinerja transmisi otomatis. Beberapa kondisi yang selalu dimonitor seperti selip, shifting, input sensor tekanan dan kerja solenoid. Kode DTC OBD II sistem transmisi biasanya P0700 sampai P0799 dan P1700 sampai P1799.



11. Apakah lampu cek engine akan menyala jika mobil sudah waktunya melakukan perawatan berkala..?

Lampu cek engine didesain untuk menyala jika ada kerusakan yang terdeteksi bukan untuk memberitahukan waktunya perawatan berkala. Fungsi utamanya memonitor sistem kerja komputer mobil dan sensor-sensor yang mengontrol kendaraan. 

Saat lampu cek engine menyala berarti ada kerusakan yang memerlukan pemeriksaan dan perbaikan.
Mengabaikan perawatan berkala dalam jangka waktu yang lama dapat mengakibatkan kerusakan pada mesin yang kemungkinan akan menyalakan lampu cek engine. sebagai contoh mengabaikan perawatan transmisi otomatis akan membuat kerusakan pada sistem transmisi dan menyalakan lampu cek engine.

Melakukan perawatan berkala secara teratur dan benar dapat mencegah terjadinya kerusakan parah pada mobil yang biaya perbaikannya mungkin sangat mahal.



Berlangganan update artikel terbaru via email:

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel