...

Menganalisa Kerusakan Catalytic Converter

February 18, 2018

Melakukan Diagnosa Kode DTC P0420 Catalytic Catalyst Code


Jika lampu cek engine menyala dan setelah dibaca dengan scantool keluar kode DTC P0420 low catalyst efficiency, apakah berarti catalytic converter telah mencapai masa pakainya dan perlu untuk diganti..?.

Harga sebuah catalytic converter yang baru cukup mahal mungkin mencapai jutaan rupiah sehingga harus dipastikan apakah catalytic conberter tersebut benar-benar sudah rusak dan perlu diganti.

Kode DTC P0420 merupakan kode kerusakan "umum" yang akan muncul jika sistem OBD II mendeteksi penurunan performa catalytic converter. Sistem OBD II memonitor efisiensi catalytic converter dengan membandingkan pembacaan  upstream oxygen sensor dengan downsteram oxygen sensor pada saluran exhaust.

Upsteram O2 sensor atau sering disebut dengan oxygen sensor nomor 1 yang dipasang pada saluran exhaust manifold sebelum catalytic converter berfungsi untuk mengukur emisi gas buang yang keluar dari mesin.
Downstream oxygen sensor atau oxygen sensor nomor 2 yang dipasang setelah catalytic converter mengukur emisi gas buang setelah melewati catalytic converter.

 Catalytic Converter
 Catalytic Converter



Catalyst Monitor Efficiency Self-Test


OBD II catalyst monitor menjalankan self test saat beberapa kondisi pengendaraan telah tercapai. Saat dimulainya self test ini tergantung merk, type dan tahun pembuatan kendaraan. Mesin dan catalytic converter harus sudah mencapai temperatur kerja dan mesin dalam keadaan idle atau mesin bekerja dengan beban rendah pada putaran rendah.

Selama proses catalys self test, ECU membuat campuran bahan bakar dan udara sedikit lebih kaya selama beberapa saat untuk menghilangkan kandungan oxygen di dalam converter. Setelah itu ECU akan mengatur campuran bahan bakar dan udara menjadi lebih kurus selama beberapa saat untuk menentukan berapa lama reaksi converter dan perubahan pembacaan downsteram oxygen sensor.

Jika waktu yang dibutuhkan converter untuk bereaksi terlalu lama maka ECU akan membacanya sebagai catalytic converter sudah kurang efisien untuk mengurangi emisi gas buang. Sistem OBD II akan menganggap catalytic converter rusak dan memunculkan kode DTC P0420 serta menyalakan lampu cek engine.


Cara Kerja Catalytic Converter

Catalytic Converter bekerja seperti proses pembakaran susulan (after burner). Dimana ia akan membakar (oxidize) sisa uap bahan bakar (HC) di dalam saluran exhaust. Catalytic converter juga membakar Karbon monoksida (CO) pada saluran exhaust.

Emisi gas buang yang keluar dari saluran exhaust harus memenuhi standard yang telah ditentukan pemerintah dan jika terdapat masalah yang mengakibatkan emisi gas buang melebihi standard yang ditetapkan lebih dari 150% maka diharapkan sistem OBD II dapat mendeteksinya dan menyalakan lampu cek engine.

Sistem OBD II tidak dapat mengukur secara aktual konsentrasi HC dan CO pada saluran exhaust, sehingga OBD II akan membandingkan pembacaan upsteram oxygen sensor dengan downsteram oxygen sensor selama proses catalyst monitor self test untuk menentukan seberapa efektif catalytic converter menjalankan tugasnya. Jika efisiensi catalytic converter dibawah standar yang telah ditetapkan pabrikan maka catalytic converter dianggap rusak dan memunculkan kode DTC  P0420.

Upstream O2 sensor akan melakukan perubahan pembacaan yang sangat banyak karena ECU secara terus menerus melakukan pengaturan campuran bahan bakar dan udara antara kaya dan kurus. Saat mesin pertama kali dihidupkan, Catalyst masih dingin dan belum mulai bekerja. Selama periode ini nilai pembacaan upsteram oxygen sensor dan downsteram oxygen sensor akan sama karena catalytic converter belum bekerja.

Saat catalytic converter mencapai temperatur 300 derajat celcius, dimana temperatur tersebut sudah cukup untuk memulai reaksi dengan gas buang pada saluran exhaust. Hal ini disebut dengan catalyst "light off" temperature. Catalytic converter mulai bekerja untuk membersihkan gas buang dengan membuang bahan-bahan polutan dari gas buang. Hal ini akan membuat perubahan pembacaan nilai dari downstreanm oxygen sensor menjadi menurun, pembacaan tegangan output downstream oxygen sensor akan berada pada kisaran 0.45 volt.

Jika saat catalyst monitor melakukan self test dan mendapati converter berfungsi di dalam batas yang ditentukan, berarti emisi gas buang kendaraan masih aman dan tidak ada kode DTC yang ditampilkan. Namun jika catalyst monitor menemukan efisiensi catalytic converter menurun dan responnya melambat  maka kode DTC P0420 akan dimunculkan dan lampu cek engine akan menyala.


Apakah Munculnya Kode DTC P0420  Catalytic Converter Harus Diganti...?

Ya, umumnya itu menandakan bahwa catalitic converter harus diganti, namun tidak selalu. Bisa saja muncul kode DTC P0420 "palsu" jika catalyst monitor mobil terlalu sensitif. Beberapa pabrikan mengeluarkan Technical Service Bulletin (TSB) yang menyarankan melakukan reflashing ECU agar catalyst monitor tidak terlalu sensitif.

Kondisi lain yang menyebabkan munculnya kode DTC P0420 palsu adalah terjadinya kebocoran pada saluran exhaust (hal ini akan menipu pembacaan oxygen sensor), masalah pada tekanan bahan bakar (terlalu rendah atau tinggi), atau kerusakan pada salah satu atau lebih oxygen sensor. Namun jika hal yang disebutkan tadi tidak masalah namun kode P0420 muncul maka dapat dipastikan catalytic converter mengalami kerusakan.

Penyebab Kerusakan Catalytic Converter

Dalam kondisi normal catalytic converter dapat mencapai 150.000 - 200.000 km, namun beberapa hal dapat memperpendek usia catalytic converter. Penyebab yang paling umum adalah kontaminasi pada catalyst karena terbakarnya oli atau coolant di ruang bakar (kebocoran gasket cylinder head atau retakan pada dinding silinder).


Overheat Catalytic converter
Overheat Catalytic converter


Catalytic converter juga dapat mengalami kerusakan akibat overheat yang disebabkan kerusakan sistem pengapian yang mengakibatkan bahan bakar yang tidak terbakar masuk ke saluran exhaust. Hal yang sama juga dapat terjadi jika terjadi kebocoran pada katup exhaust yang mengakibatkan terjadinya kebocoran kompresi ke saluran exhaust.



Ada masalah dengan mobil Anda...??  

Butuh Bantuan...???  

Silahkan hubungi kami..!!




www.montirpro.com  08111857333

.


Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar