...

Menganalisa Penyebab Mesin Mobil Mati-Mati Atau Mogok

February 19, 2018
Mengalami mesin mobil yang suka mati-mati atau mogok secara mendadak merupakan kejadian yang menjengkelkan sekali. Mesin mobil tiba-tiba mati atau mogok tanpa sebab yang jelas dan berlangsung berulang-ulang merupakan trouble yang agak sulit untuk dianalisa.

Problem mesin mati-mati seringkali dipengaruhi oleh faktor temperatur dan biasanya cenderung terjadi pada kondisi cuaca dingin atau saat mesin yang masih dingin pertama kali dihidupkan.

Mobil Mogok
Mobil Mogok



Gejala : Mesin mogok saat dihidupkan pada kondisi masih dingin

Jenis masalah seperti ini dapat diartikan suplai bahan bakar ke mesin kurang atau terlalu banyak udara. Mesin yang dalam kondisi dingin membutuhkan campuran bahan bakar yang lebih kaya agar dapat hidup dengan mudah dan dapat berputar dengan halus saat idle selama prose warming-up.


Beberapa hal dibawah ini dapat menjadi penyebab munculnya gejala kerusakan tersebut :


Kebocoran kevakuman mesin

Periksa kemungkinan adanya selang-selang vakum yang lepas atau bocor, kebocoran di area sekitar gasket intake manifold, kebocoran di sekitar PCV valve dan EGR valve.


Air flow sensor kotor atau rusak

Sensor yang tertutup kotoran akan memberikan laporan yang tidak sesuai mengenai jumlah udara yang masuk ke dalam mesin dan memberikan respon yang lambat terhadap perubahan aliran udara.

Hal ini akan  mengacaukan perbandingan campuran udara dan bahan bakar yang dapat mengakibatkan putaran idle kasar, mesin mati-mati atau tersendat.

Jika penyebab gangguan hanya karena sensor yang kotor maka pembersihan dengan cairan electronic cleaner biasanya dapat mengatasi hal tersebut.


Kerusakan pada idle speed control system

Putaran idle pada mesin yang sudah menggunakan sistem injeksi dikontrol dengan cara mengalirkan sedikit udara melalui saluran bypass throttle valve. Jika saluran bypass yang mengalirkan udara tersumbat oleh kotoran atau kerak karbon atau solenoid valve macet atau rusak, mesin mungkin tidak mendapat suplai udara yang cukup agar mesin dapat berputar idle sehingga mesin akan mati.

Membersihkan idle air bypass circuit pada throttle valve dengan cairan aerosol throttle cleaner akan menghilangkan kotoran yang menyumbat saluran dan menyelesaikan problem mesin mati-mati tersebut.

Jika proses pembersihan tidak menghilangkan penyakit tersebut coba periksa konektor wiring, periksa dari kemungkinan kendor atau korosi. Jika tidak ditemukan kerusakan pada sistem wiring kemungkinan idle speepd control solenoid yang perlu diganti.


Kerusakan Coolant sensor

Jika terjadi kerusakan pada coolant sensor dan memberikan informasi yang tidak sesuai kondisi temperatur mesin yang sebenarnya kepada PCM bahwa mesin panas atau dingin dapat mengacaukan perhitungan campuran bahan bakar dan udara.

Jika coolant sensor memberikan laporan mesin dingin padahal sebenarnya tidak atau memberikan informasi temperatur mesin dingin terus maka mesin akan bekerja dengan campuran yang terlalu kaya. Hal ini tidak akan menyebabkan gejala mesin mati-mati saat dingin namun akan membuat putaran idle menjadi kasar saat mesin panas dan konsumsi bahan bakar menjadi boros.


Jika coolant sensor memberikan informasi temperatur mesin panas dari kondisi sebenarnya atau memberikan laporan mesin panas secara terus menerus maka PCM akan membuat campuran bahan bakar dan udara menjadi lebih kurus yang akan membuat mesin susah dihidupkan saat kondisi dingin.


Kerusakan air temperatur sensor

Sensor ini berfungsi untuk memberikan informasi kepada PCM mengenai temperatur udara yang masuk kedalam mesin. PCM memerlukan informasi yang akurat mengenai seberapa banyak udara dan suhu udara yang masuk ke mesin agar dapat mengatur perbandingan campuran bahan bakar dan udara yang tepat.

Sama seperti coolant sensor, jika input dari air temperatur sensor tidak tepat maka dapat mengacaukan perhitungan campuran bahan bakar dan udara yang dapat mengakibatkan masalah mesin mati-mati.


Kerusakan manifold Absolute Pressure (MAP) sensor

Sensor ini berfungsi untuk mengukur tingkat kevakuman pada intake manifold sehingga PCM dapat mengetahui beban kerja mesin. Jika pembacaan MAP sensor tidak akurat maka penambahan bahan bakar yang dilakukan oleh PCM saat mesin dalam beban berat tidak akurat, bisa terlalu banyak atau bahkan kurang, hal ini dapat membuat mesin mati atau mogok.


Tekanan kompresi mesin rendah

Jika mobil sudah mencapai jarak tempuh yang cukup jauh biasanya akan mulai mengalami keausan dimana celah pistonnya menjadi terlalu  besar atau atau kebocoran pada katup-katupnya, hal ini akan mengakibatkan tekanan kompresi menjadi rendah yang dapat mengakibatkan mesin mati-mati saat idle.

Lakukan pemeriksaan tekanan kompresi untuk mengetahui kondisi komponen internal mesin sebelum melakukan overhaul untuk memperbaiki kerusakan tersebut.


Busi kotor atau aus

Gangguan sistem pengapian atau misfire dapat mengakibatkan mesin mati-mati saat idle. Saat mesin berputar lambat, maka momentum untuk menjaga mesin tetap berputar sangat kecil sehingga gangguan misfire akan dapat membuat mesin mati.

Melakukan pemeriksaan dan penggantian busi secara berkala dapat mencegah munculnya problem misfire tersebut. Ignition coil yang lemah atau kerusakan crankshaft sensor juga dapat mengakibatkan misfire yang menyebabkan mesin sampai mati.


Kwalitas bahan bakar yang buruk

Bensin yang mengandung terlalu banyak alkohol (+10%) atau bensin yang terkontaminasi air mungkin tidak akan dapat terbakar dengan sempurna dan mengakibatkan mesin mogok.

Jika masalah mesin mati-mati terjadi sesat setelah melakukan pengisian bahan bakar maka patut dicurigai kwalitas bahan bakar yang baru saja diisi ke dalam tangki mobil.

Segera kuras tangki bahan bakar dan isi kembali dengan bensin baru untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.


Gejala : Mesin mati saat berhenti di lampu merah atau saat idle

Gejala mesin mati saat di lampu merah atau saat idle berarti putaran mesin kurang tinggi untuk menjaga mesin tetap hidup atau beban mesin terlalu berat akibat kerja dari kompresor AC atau alternator. Hal itu juga bisa berarti campuran bahan bakar dan udara terlalu kaya atau kurus menyebabkan mesin tidak dapat hidup dengan baik.

Beberapa kemungkinan penyebab jenis kerusakan mesin mati-mati seperti itu :


Kerusakan kompresor AC

Jika putaran kompresor AC yang terlalu berat akibat kurang pelumasan, keausan bagian dalam kompresor, atau pengisian refrigerant yang berlebihan maka dapat membuat beban mesin terlalu berat saat kompresor AC terhubung. Jika problem tersebut hanya muncul saat kompresor AC aktif maka dapat dipastikan telah terjadi kerusakan pada kompresor AC.


Beban kelistrikan sistem pengisian yang tidak lazim (Terlalu besar)

Jika baterai dalam kondisi sangat kosong maka alternator akan bekerja terlalu berat untuk melakukan pengisian, beban yang terlalu berat pada mesin akan mengakibatkan putaran idle mesin menjadi drop hingga ke titik mesin sampai mati.

Periksa kondisi baterai untuk mengetahui apakah baterai dalam keadaan kososng atau memang sudah rusak. Jika baterai dalam kondisi yang sangat kosong gunakan baterai charger untuk mengisi baterai atau kendarai mobil dalam kecepatan tinggi selama kurang lebih setengah jam atau lebih.
Jika setelah baterai dicharge namun tetap tidak mau penuh berarti baterai harus diganti.


CATATAN :
Tegangan pengisian yang rendah juga dapat memberikan dampak buruk pada sistem pengapian dan injector yang menyebabkan misfire dan mesin mati. Tegangan pengisian yang normal biasanya berkisar 13,5 sampai 14,5 Volt saat idle.

Gejala : Mesin mati mendaak saat berjalan

Gejala kerusakan seperti ini biasanya berkaitan dengan sistem pengapian dan terjadi saat mesin tidak mendapatkan pengapian. Beberapa penyebab yang dapat dicurigai antara lain kerusakan crankshaft sensor, kerusakan ignition coil (pada mobil yang menggunakan 1 ignition coil untuk semua silinder), kerusakan pada ignition switch yang kehilangan kontak secara intermittent juga dapat mengakibatkan mesin mati secara mendadak.


Jika hal ini terjadi coba periksa bunga api pada busi,  hal ini dapat dilakukan dengan menarik kabel busi (jika masih menggunakan kabel busi) dan mendekatkannya ke blok mesin sambil meminta seseorang untuk menstarter mobil.

Jika tidak terlihat loncatan bunga api atau tidak terdengar bunyi letikan bunga api saat mesin distarter berarti telah terjadi kerusakan pada ignition system.


Jika terlihat loncatan bunga api maka kemungkinan mesin mati disebabkan tidak adanya suplai bahan bakar. Kerusakan fuel pump biasanya juga dapat terjadi secara mendadak tanpa ada gejala sebelumnya.

Coba periksa kerja fuel pump dengan mendengarkan suara pada fuel tank saat kunci kontak posisi ON atau START.
Jika tidak terdengar bunyi dengung dari dalam fuel tank berarti fuel pump tidak bekerja. Coba periksa kondisi fuse atau relay fuel pump, namun biasanya pada mobil-mobil yang kilometernya sudah tinggi seringkali fuel pump yang bermasalah.


Kemungkinan penyebab yang lain dalah kerusakan relay PCM. Suplai tegangan listrik ke PCM seringkali melalui satu atau dua buah relay.

Jika salah satu relay ini kehilangan kontak sesaat saja maka sama seperti mencabut kabel PCM . PCM menjadi tidak aktif dan membuat igntion dan injector menjadi OFF sehingga mesin mati.

Salah satu cara untuk memastikan gangguan ini dalah dengan memeriksa relay atau mengganti relay, jika problemnya hilang berarti penyebabnya adalah relay yang rusak. Jika masalah masih tetap ada, kerusakan pada bagian lain (kerusakan wiring relay PCM atau power circuit PCM).


Masih ada lagi kemungkinan penyebab mesin mati mendadak saat sedang berjalan yaitu tegangan sistem kelistrikan yang rendah, kehilangan tegangan atau overcharging.

PCM dan control modul yang lain memerlukan tegangan stabil 12 volt agar dapat bekerja dengan baik. Jika tegangan suplai tiba-tiba drop di bawah 9 volt atau melonjak secara drastis hingga 16 volt atau bahkan terputus sama sekali maka PCM akan menonaktifkan sirkuit ignition atau injector sementara waktu.

Beberapa kemungkinan penyebab gangguan tersebut diantaranya terjadinya short circuit intermittent pada sistem kelistrikan atau sistem pengisian yang membuat tegangan tiba-tiba drop atau melonjak tinggi.

Hal ini cukup sulit untuk dianalisa dan biasanya membutuhkan bantuan scantool untuk dapat merekam snapshot data saat gejala mesin mati terjadi. Dengan menganalisa data tersebut teknisi dapat mengetahui rangkaian kejadian yang menjadi penyebab mesin mati sehingga  dapat mengidentifikasi dan memperbaiki bagian atau komponen yang rusak.


Ada masalah dengan mobil Anda...??  

Butuh Bantuan...???  

Silahkan hubungi kami..!!




www.montirpro.com  08111857333



Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar