Penyebab Dan Cara Memperbaiki Kerusakan Kunci Kontak Mobil

Kunci kontak atau ignition switch merupakan kontak utama yang menyuplai arus listrik ke sistem kelistrikan mobil, ECU, sistem bahan bakar dan sistem pengapian.
Ignition switch juga merupakan jalur arus listrik dari baterai ke motor starter untuk menghidupkan mesin.


Ignition switch mempunyai empat posisi, yaitu:

OFF - atau LOCK position.
Memutuskan arus listrik ke mesin dan aksesoris kelistrikan mobil.

ACC - Accessory position
Hanya memberikan suplai arus listrik ke komponen aksesoris kelistrikan mobil saja.

RUN -  "ON" position
Memberikan suplai kelistrikan ke mesin dan komponen aksesoris kelistrikan.
Ignition switch harus selalu dalam posisi RUN/ON agar mesin dapat hidup.

START -
Hanya digunakan pada start awal untuk menghidupkan mesin saja.



Penyebab Dan Cara Memperbaiki Kerusakan Kunci Kontak Mobil



Fungsi Anti Theft Ignition Switch (Anti Pencurian)

Ignition switch juga berfungsi sebagai perangkat pencegah pencurian mobil atau anti-theft. Anak kunci sebagai bagian dari ignition switch mempunyai fungsi yang sama seperti anak kunci pada umumnya.

Memasukkan kunci ke dalam switch akan menggerakkan barisan pin di dalam silinder kunci kontak. Jika pin dapat lurus dengan tepat  maka silinder akan berputar sehingga ignition switch dapat berputar berubah posisi.

Jika pin tidak dapat lurus, maka igniton switch tidak akan dapat berputar. Biasanya masalah yang sering timbul di bagian ini adalah keausan pada anak kunci dan pada pin-pin di dalam silinder.



Penyebab Dan Cara Memperbaiki Kerusakan Kunci Kontak Mobil
Komponen ignition switch



Pada aplikasi dimana bagian kelistrikan ignition switch merupakan komponen terpisah di belakang silinder kunci, melepaskan silinder akan membuat ignition switch dapat diputar secara manual, biasanya dengan menggunakan obeng minus besar.

Pada jaman dahulu pencuri mobil biasanya menggunakan palu atau pencongkel  untuk merusak silinder kunci sehingga mereka dapat menghidupkan mobil tanpa menggunakan kunci kontak.

Namun saat ini sudah jauh berbeda, pabrikan mobil sudah menerapkan anti theft system, termasuk menggunakan kunci kontak komputerize yang menggunakan kode.


Pada mobil-mobil keluaran terbaru, mobil tidak akan bisa dihidupkan walaupun silinder kunci dirusak karena komputer harus menerima kode yang benar dari kunci kontak.

Pada mobil yang sudah menggunakan sistem push button start (tidak menggynakan anak kunci), kode  anti theft yang dibutuhkan komputer dikirimkan oleh key fob.



Penyebab Dan Cara Memperbaiki Kerusakan Kunci Kontak Mobil
Key fob pada sistem push start button


Apabila  kode yang benar tidak dapat diterima oleh komputer, maka komputer tidak akan mengaktifkan fuel pump untuk menghidupkan mesin.

Masalah pada saat starting dapat terjadi apabila sirkuit yang harus membaca smart key atau key fob mengalami gangguan dan tidak mengenali atau tidak dapat  mengirimkan kembali sinyal yang benar ke komputer. Hal yang sama juga dapat terjadi jika smart key atau fob key mengalami kerusakan.

Pada beberapa aplikasi, sistem  anti theft dapat mengalami kebingungan jika terdapat lebih dari satu smart key pada key ring dan sistem membaca key yang salah. Hal ini dapat terjadi jika key kedua atau ketiga merupakan kunci untuk tipe dan merk kendaraan yang sama.


Fungsi Interlock Ignition

Ignition switch juga digunakan untuk mengunci steering wheel agar tidak dapat berputar saat kunci dicabut, hal ini untuk mengurangi resiko pencurian mobil.

Pada mobil dengan transmisi otomatis juga mempunyai solenoid shift interlock yang akan mengunci transmission linkage sehingga transmisi tidak dapat dipindahkan dari posisi P atau Park.

Masalah pada column lock (seperti bengkok) dapat membuat ignition switch tidak dapat berputar saat anak kunci dimasukkan, atau anak kunci tidak dapat dilepaskan saat mesin dimatikan.

Masalah pada solenoid shit interlock dapat menyebabkan transmisi tidak dapat dipindahkan ke posisi P saat kunci kontak ON. Penyebabnya bisa diakibatkan solenoid yang rusak, kerusakan kelistrikan antara sirkuit ignition switch dan solenoid interlock atau shift interlock linkage bengkok.


Masalah Yang Umum Terjadi Pada Ignition Switch

Beberapa masalah yang umum terjadi pada ignition switch antara lain:

Ignition switch tidak dapat berputar saat kunci dimasukkan

Apabila terjadi gangguan seperti ini, coba goyangkan steering wheel ke arah depan dan belakang. Steering column mungkin mengalami kebengkokan akibat salah satu roda depan  pernah mengalami benturan yang cukup kuat untuk membuat bengkok column lock dan igntion switch.

Keausan yang terjadi pada anak kunci dapat menyebabkan ignition switch tidak dapat berputar. Jika kunci cadangan ada, coba gunakan kunci cadangan untuk mengetahui apakah dapat berfungsi dengan normal. Jika kunci cadangan berfungsi maka masalahnya bukan pada ignition switch melainkan pada anak kunci yang sudah rusak.

Jangan gunakan lagi kunci yang lama dan buatlah kunci duplikat dengan berdasarkan  kunci cadangan yang ada.

Jika kunci cadangan tidak ada, seorang ahli kunci dapat membuat sebuah kunci baru dengan menggunakan rumah kunci yang lama. 

Pilihan paling akhir adalah dengan mengganti rumah kunci atau key cylider sekaligus dengan anak kunci yang baru.

Jika ignition switch sulit untuk diputar ke kedua arah, coba lumasi switch. Gunakan bahan pelumas yang tidak bersifat konduktif seperti grease silicone dielectric atau semprotan electronic cleaner.

Perhatian:
Jangan menggunakan penetrating oil atau graphite, karena bahan-bahan tersebut dapat mengakibatkan hubungan singkat di dalam switch.


Ignition switch diputar ON, namun mesin tidak dapat berputar

Saat kunci kontak diputar ke posisi STRAT namun mesin tidak dapat berputar kemungkinan terdapat masalah pada ignition switch dan sirkuit sistem starter.


Pertama, periksa apakah lampu-lampu peringatan pada instrument panel menyala saat kunci kontak diputar ke posisi ON...?

Jika tidak ada lampu peringatan yang menyala atau tidak ada tanda-tanda kelistrikan merupakan indikasi baterai benar-benar soak atau kabel baterai kendor atau korosi.

Coba hidupkan lampu depan..Apakah menyala...??

Jika lampu depan tidak menyala berarti ada masalah pada baterai atau koneksi baterai.

Jika lampu depan menyala, masalah bukan disebabkan oleh baterai namun kerusakan kelistrikan pada ignition switch, sirkuit ignition switch (wiring atau fuse), atau masalah pada sirkuit starting (relay starter rusak, solenoid, wiring atau motor starter).


Penyebab Dan Cara Memperbaiki Kerusakan Kunci Kontak Mobil
Sirkuit sistem starter





Ignition Switch Diputar Posisi ON, Mesin Dapat Distarter Namun Mobil Tidak dapat Hidup

Kemungkinan terjadi masalah pada sistem anti theft, atau kerusakan pada sirkuit fuel pump, sirkuit sistem pengapian atau ECU.

Jika lampu anti-theft di instrument panel berkedip berarti komputer tidak dapat mengenali key atau key fob sehingga mencegah mesin untuk hidup.

Hal ini juga dapat disebabkan kerusakan receiver di dalam ignition switch yang berfungsi untuk membaca kunci, kerusakan pada smart key atau key fob atau kerusakan pada wiring antara switch dan komputer.

Pada beberapa mobil perlu dilakukan programming ulang komputer agar dapat mengenali smart key atau key fob. Kita tidak dapat mengakali atau membypass sistem anti theft karena sistem ini terintegrasi dengan komputer.


Jika lampu sistem anti-theft tidak berkedip saat mesin dihidupkan  dan mesin dapat berputar dengan normal berarti komputer dapat mengenali smart key atau fob key, jika mobil tetap tidak bisa hidup kemungkinan ada masalah pada sistem bahan bakar dan sistem pengapian.

Periksa fuel gauge untuk memastikan bahan bakar di dalam tangki cukup.

Bahan bakar OK...?

Periksa apakah terdengar bunyi dengungan fuel pump saat kunci kontak pertama kali di putar ke posisi ON.

Jika  tidak terdengar bunyi dari fuel pump berarti ada kerusakan pada fuel pump, relay fuel pump atau wiring fuel pump.

Bisa juga ada masalah pada sistem pengapian yang menyebabkan mesin tidak bisa hidup ( kerusakan pada crankshaft position sensor, ignition control module atau ECU).


Jika mesin dapat berputar namun lebih lemah dari seharusnya masalah bukan pada ignition switch namun tegangan yang rendah pada motor strater (periksa baterai dan koneksi kabel baterai) atau kerusakan pada motor starter itu sendiri.



Mesin Dapat Distarter Dan Hidup Dengan Normal Namun Tiba-Tiba  Mati Mendadak

Ini merupakan gejala yang sering terjadi karena kerusakan igntion switch. Kontak yang tidak baik di dalam ignition switch dapat mengakibatkan hilangnya tegangan listrik sesaat akibat panas dan getaran (saat berkendara pada jalan yang rusak).

Hilangnya tegangan listrik dari igntion switch dapat mengakibatkan gejala seperti mesin tersendat, misfire dan bahkan mati secara mendadak.


Keausan ignition switch. 

Semakin sering mobil digunakan, semakin sering ignition switch diputar. Setelah beberapa lama dipakai kontak di dalam switch mungkin akan mengalami keausan dan korosi sehingga membuat gangguan pada kontak elektrikal.

Masalah keausan dapat bertambah buruk dan berlangsung lebih cepat apabila menggunakan gantungan kunci kontak yang berat sehingga memberikan tekanan yang lebih besar pada switch.

Gantungan kunci yang besar dan berat akan berayun dan bergoyang saat mobil berjalan di jalan rusak dan menikung, hal ini akan menghasilkan gesekan dan tekanan di dalam switch yang dalam jangka lama akan menimbulkan keausan yang parah di dalam switch sehingga switch tidak berfungsi dengan baik.


SARAN:
Usahakanlah menggunakan atau membuat gantungan kunci mobil seringan mungkin. Jangan biasakan menggantungkan benda-benda yang tidak perlu seperti kunci cadangan, remote, perhiasan dll yang hanya akan menambah berat gantungan kunci.


Kunci Tidak Dapat Dicabut Keluar 

Hal ini kemungkinan disebabkan oleh steering column lock yang macet atau bengkok. Coba goyangkan steering wheel maju dan mundur sampai terasa "klik" pada posisi locked, pada posisi ini kunci mungkin dapat dicabut.

Jika kunci tetap tidak bisa dicabut kemungkinan ada masalah pada mekanisme steering column locking atau kerusakan pada pin-pin di dalam key lock cylinder.


Kunci Patah Di Dalam Ignition Switch

Cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan memanggil ahli kunci untuk mengeluarkan patahan kunci dari dalam ignition switch.

Jika patahan kunci sudah bisa dikeluarkan, buatlah kunci duplikat menggunakan kunci cadangan (jika ada) atau dengan menggunakan patahan kunci tadi (hal ini tergantung kerusakan yang terjadi).

Jika kunci duplikat tidak dapat dibuat menggunakan kunci yang rusak tadi dan kunci cadangan juga tidak ada, maka yang mungkin dilakukan adalah dengan mengganti lock cylinder dan key.

Jika mobil tersebut menggunakan smart key maka kunci yang baru harus diprogram agar dapat dikenali oleh komputer. Hal ini hanya dapat dilakukan di dealer resmi atau bengkel yang mempunyai alat program kunci.


Mengganti Ignition Switch

Ignition switch biasanya didesain agar sulit dibongkar dengan tujuan untuk mengurangi resiko pencurian kendaraan. Ignition switch yang dipasang pada steering column biasanya ditutupi cover yang harus dilepaskan terlebih dahulu sebelum melepas ignition switch.

Catatan:
Pada beberapa aplikasi, ignition switch harus berapa posisi tertentu agar dapat dilepas atau dipasang. Ikutilah petunjuk pada service manual sebelum melepaskan ignition switch.

Pada mobil-mobil terbaru yang menggunakan sistem anti-theft smart key, setelah melakukam penggantian ignition switch maka harus dilakukan program ulang atau prosedur "learning" agar mesin dapat distarter dan hidup dengan normal.


WARNING:
Pada mobil yang dilengkapi dengan airbag, maka sistem airbag harus dinonaktifkan terlebih dahulu sebelum memulai pekerjaan penggantian ignition switch untuk mencegah meledaknya driver airbag secara tidak sengaja.
Sebelum melakukan pekerjaan, tunggu 15 menit setelah menonaktifkan sistem airbag  agar muatan listrik di dalam kapasitor yang menyimpan tenaga listrik untuk airbag dikosongkan.

Pada mobil yang menggunakan column-mounted ignition switch, steering wheel perlu  dilepaskan agar ignition switch dapat dibongkar. Nonaktifkan airbag dan gunakan steering wheel puller untuk melepas steering wheel.


PERHATIAN:
Pekerjaan melepas dan memasang steering wheel harus dilakukan dengan ekstra hati-hati agar tidak merusak konektor  airbag dan dapat dipasang kembali dengan benar sehingga  sistem airbag dapat bekerja dengan baik.



Berlangganan update artikel terbaru via email:

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel