Cara Mengetahui Mobil Bekas Pernah Tabrakan Parah atau Tidak Sebelum Membeli
Baca Juga
Membeli Mobil Bekas Murah Tapi Malah Jadi Langganan Bengkel?
Harga mobil bekas yang terlihat menarik sering kali membuat calon pembeli tergoda untuk segera melakukan transaksi. Sayangnya, tidak semua mobil bekas memiliki riwayat yang jujur. Banyak kendaraan yang pernah mengalami tabrakan cukup parah diperbaiki sedemikian rupa sehingga tampak normal saat dilihat sekilas.
Masalah biasanya baru muncul setelah mobil digunakan beberapa minggu atau beberapa bulan. Mulai dari kemudi yang tidak stabil, ban cepat habis sebelah, muncul suara aneh pada suspensi, hingga kebocoran air saat hujan.
Karena itu, sebelum memutuskan membeli mobil bekas, penting untuk mengetahui apakah kendaraan tersebut pernah mengalami kecelakaan berat yang sampai memengaruhi struktur bodi dan sasis kendaraan.
Gejala Mobil Bekas yang Pernah Mengalami Tabrakan Parah
Beberapa tanda yang sering dirasakan pemilik mobil setelah membeli kendaraan bekas tabrakan antara lain:
Mobil cenderung menarik ke kiri atau kanan saat dikendarai.
Setir terasa tidak lurus meskipun sudah dilakukan spooring.
Ban aus tidak merata.
Terdengar bunyi pada kaki-kaki atau suspensi.
Kabin kemasukan air saat hujan atau dicuci.
Celah antar panel bodi terlihat tidak simetris.
Muncul getaran saat kecepatan tertentu.
Jika gejala-gejala tersebut ditemukan, ada kemungkinan kendaraan pernah mengalami benturan cukup keras pada masa lalu.
Estimasi Biaya Perbaikan Mobil Bekas Tabrakan
Besarnya biaya perbaikan sangat bergantung pada tingkat kerusakan yang terjadi.
Perbaikan Ringan
Untuk perbaikan panel bodi, pengecatan ulang, atau penyetelan panel, biaya biasanya berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp3 juta.
Perbaikan Sedang
Jika diperlukan penggantian kaca, perbaikan kaki-kaki, atau perbaikan panel yang lebih besar, biaya dapat mencapai Rp3 juta hingga Rp10 juta.
Perbaikan Struktur atau Sasis
Apabila rangka kendaraan sudah berubah akibat tabrakan keras, biaya perbaikannya bisa mencapai puluhan juta rupiah dan hasilnya belum tentu kembali sempurna seperti kondisi pabrikan.
Inilah alasan mengapa pemeriksaan sebelum membeli jauh lebih murah dibandingkan harus menanggung biaya perbaikan setelah transaksi.
Risiko Membeli Mobil Bekas Tabrakan yang Tidak Terdeteksi
Mobil yang pernah mengalami tabrakan berat tidak hanya berpotensi menguras biaya perawatan, tetapi juga dapat memengaruhi keselamatan berkendara.
Beberapa risiko yang sering terjadi antara lain:
Stabilitas kendaraan berkurang saat kecepatan tinggi.
Sistem suspensi bekerja tidak normal.
Struktur bodi menjadi lebih lemah saat terjadi benturan berikutnya.
Kebocoran air pada kabin.
Harga jual kembali turun drastis.
Konsumsi ban menjadi lebih boros akibat sudut roda yang tidak presisi.
Karena itu, pemeriksaan menyeluruh sangat dianjurkan sebelum membeli mobil bekas.
Cara Mengecek Mobil Bekas Pernah Tabrakan atau Tidak
Periksa Keseragaman Warna Cat Bodi
Langkah paling mudah adalah memperhatikan warna cat di seluruh bagian mobil.
Mobil yang pernah mengalami perbaikan akibat kecelakaan biasanya memiliki perbedaan warna, tingkat kilap, atau tekstur cat pada panel tertentu. Perhatikan bagian pintu, fender, kap mesin, dan bumper.
Jangan hanya melihat bagian luar. Bukalah pintu dan kap mesin untuk memeriksa bagian dalam panel. Bekas ketok bodi atau ketok magic sering meninggalkan tanda-tanda pukulan palu yang masih terlihat dari sisi dalam.
Cek Kaca Depan dan Belakang
Benturan keras sering menyebabkan posisi dudukan kaca berubah.
Salah satu cara sederhana untuk memeriksanya adalah dengan menyiram atau menyemprotkan air pada area kaca depan dan belakang. Jika terdapat rembesan air ke dalam kabin, bisa jadi pernah terjadi perbaikan akibat kecelakaan.
Perhatikan Celah Antar Komponen Bodi
Periksa jarak antara:
Lampu dengan bodi
Bumper dengan fender
Kap mesin dengan fender
Bagasi dengan panel belakang
Pada mobil yang masih orisinal, celah-celah tersebut biasanya terlihat seragam. Jika ada celah yang terlalu rapat atau terlalu renggang di salah satu sisi, patut dicurigai pernah terjadi perbaikan besar.
Periksa Kap Mesin dan Ruang Mesin
Buka kap mesin dan lakukan inspeksi visual.
Perhatikan apakah terdapat perbedaan warna cat pada bagian dalam kap mesin, bekas las, atau panel yang terlihat pernah diperbaiki.
Periksa juga kemungkinan kebocoran oli dan cairan radiator. Tabrakan keras di bagian depan sering kali merusak komponen pendingin dan dudukan mesin.
Lihat Kesimetrisan Bodi Kendaraan
Mobil yang pernah mengalami benturan berat biasanya sulit kembali 100% presisi meskipun sudah diperbaiki.
Perhatikan garis bodi dari depan hingga belakang. Jika terdapat lekukan yang terlihat tidak sejajar atau tidak simetris antara sisi kanan dan kiri, kemungkinan besar kendaraan pernah mengalami kerusakan cukup serius.
Lakukan Pemeriksaan Spooring Manual
Pemeriksaan sederhana dapat dilakukan menggunakan benang nilon yang direntangkan mengikuti posisi keempat roda.
Jika ditemukan perbedaan jarak yang mencolok antara roda depan dan belakang, hal tersebut bisa menjadi indikasi adanya perubahan geometri rangka atau sasis akibat kecelakaan.
Ketuk Permukaan Bodi Mobil
Teknik klasik ini masih cukup efektif.
Ketuk perlahan beberapa bagian bodi menggunakan tangan. Area yang pernah didempul biasanya menghasilkan suara yang berbeda dan terasa lebih padat dibanding panel asli.
Metode ini sering digunakan oleh teknisi berpengalaman saat melakukan inspeksi mobil bekas.
Lakukan Test Drive
Tahap terakhir yang tidak boleh dilewatkan adalah uji jalan.
Kendarai mobil secara perlahan kemudian tingkatkan kecepatan hingga sekitar 60 km/jam.
Perhatikan beberapa hal berikut:
Apakah mobil tetap berjalan lurus.
Apakah setir terasa normal.
Apakah terdapat bunyi pada suspensi.
Apakah radius putar kiri dan kanan terasa sama.
Mobil yang pernah mengalami tabrakan berat sering menunjukkan gejala kemudi tidak stabil atau kendaraan cenderung membelok ke satu sisi.
Bengkel Mobil Montirpro Auto Care
Kami pernah menerima sebuah mobil bekas yang baru dibeli pelanggan karena dianggap memiliki kondisi sangat baik.
Secara visual mobil terlihat mulus. Cat mengilap dan tidak ada tanda-tanda kerusakan besar.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan spooring dan inspeksi rangka, ditemukan bahwa kendaraan pernah mengalami tabrakan cukup keras di bagian depan. Struktur dudukan suspensi bergeser beberapa milimeter sehingga mobil selalu menarik ke kiri meskipun sudah berkali-kali dilakukan spooring.
Pemilik akhirnya harus mengeluarkan biaya tambahan yang tidak sedikit untuk memperbaiki masalah tersebut. Kasus seperti ini cukup sering ditemukan pada kendaraan bekas yang tidak diperiksa secara menyeluruh sebelum dibeli.
FAQ Seputar Pemeriksaan Mobil Bekas Tabrakan
Berapa biaya cek mobil bekas sebelum membeli?
Biaya inspeksi mobil bekas umumnya berkisar antara Rp300 ribu hingga Rp1 juta tergantung jenis pemeriksaan dan kendaraan yang diperiksa.
Apakah mobil bekas tabrakan masih layak dibeli?
Bisa saja, selama kerusakan hanya bersifat ringan dan tidak memengaruhi struktur utama kendaraan. Namun perlu dilakukan pemeriksaan profesional terlebih dahulu.
Apakah spooring bisa mendeteksi mobil bekas tabrakan?
Spooring dapat membantu mendeteksi adanya perubahan geometri roda dan suspensi yang sering terjadi akibat benturan keras.
Kapan waktu terbaik untuk inspeksi mobil bekas?
Sebaiknya dilakukan pada siang hari karena pencahayaan lebih baik sehingga kondisi cat, panel bodi, dan celah antar komponen lebih mudah diamati.
Di mana tempat cek mobil bekas sebelum membeli?
Pemeriksaan sebaiknya dilakukan di bengkel terpercaya yang memiliki teknisi berpengalaman dan peralatan inspeksi lengkap.
Membeli mobil bekas memang bisa menjadi pilihan yang menguntungkan, tetapi jangan hanya tergiur oleh harga murah dan tampilan yang mengilap. Pemeriksaan riwayat tabrakan merupakan salah satu langkah penting untuk menghindari kerugian besar di kemudian hari.
Perhatikan kondisi cat, celah panel, kaca, ruang mesin, kesimetrisan bodi, hingga lakukan test drive secara menyeluruh. Jika masih ragu, mintalah bantuan teknisi profesional agar mendapatkan gambaran kondisi kendaraan yang sebenarnya.
Jika Anda sedang berencana membeli mobil bekas dan ingin memastikan kondisinya aman serta layak digunakan, percayakan pemeriksaannya kepada Montirpro Auto Care. Tim teknisi berpengalaman kami siap membantu melakukan inspeksi menyeluruh sehingga Anda dapat membeli mobil bekas dengan lebih tenang dan terhindar dari risiko kendaraan bekas tabrakan yang disamarkan.
Montirpro Auto Care
Perawatan Mobil Berkualitas untuk Performa Maksimal.
Didukung teknisi berpengalaman dengan layanan profesional dan terpercaya.
🌐 Montirpro.com
📞 0811-1857-333

Gabung dalam percakapan