Service ECU Bagian 1: Penggunaan Control Module Pada Sistem EFI

ECU kepanjangan dari Electronic Control Unit atau juga sering disebut dengan ECM (Electronic Control Module) merupakan perangkat atau modul yang digunakan untuk mengontrol secara elektronik beberapa bagian atau sistem di mobil, seperti: engine management, ABS, air bag, automatic transmission dan lain-lain.

Saat ini banyak teknisi yang menawarkan perbaikan ECU, Namun apakah semua teknisi tersebut dapat melakuakan diagnosa kerusakan sistem ECU secara akurat...?





Kesalahan melakukan diagnosa mungkin satu hal yang umum terjadi pada dunia profesional manapun, namun kesalahan diagnosa karena kurangnya pengetahuan dan kapasitas teknis saat melakukan perbaikan tentu saja bukan hal yang baik. Pada artikel ini kita akan membahas pengetahuan dasar tentang embedded electronic untuk meningkatkan pengetahuan teknisi dalam menganalisa dan memperbaiki sistem kontrol kendaraan atau ECU.


1. Engine Control Unit
Pada dasarnya ECU mempunyai prinsip kerja yang sama dengan sistem komputer lainnya, ECU memeiliki komponen seperti memory, processor dan converter seperti halnya PC atau Personal Computer yang sering kita gunakan. Komponen-komponen ECU tersebut dipasang pada PCB atau printed circuit borad yang terdiri dari beberapa lapisan (bisa mencapai 4 lapis) dengan jalur-jalur tembaga di dalamnya, kerusakan pada PCB merupakan jenis kerusakan yang umum ditemukan pada ECU mobil.




Papan PCB ECU yang terdiri dari 4 lapis


Pada dasarnya ECU dapat dibagi pada 4 blok, yaitu:

1. Power Source
Power source adalah bagian ECU yang berfungsi sebagai input dan distribusi daya pada seluruh komponen ECU. Pada bagian ini tegangan baterai 12 V diturunkan menjadi 5 V.  Hampir seluruh sistem digital di dalam ECU otomotih mempunyai tegangan kerja pada level 5 V, namun beberapa driver membutuhkan tegangan diatas 5 V untuk bekerja.



Keterangan pada gambar
A= Input and protection diode
B= Capacitor
C= Driver. Ini merupakan driver khusus yang digunakan pada ECU otomotif dan berfungsi sebagai power source, dimana tegangan 12 V diturunkan menjadi 5 V, mengontrol relay jalur berkomunukasi dengan Line K.


2. Digital Complex
Ini bagian ECU yang terdiri dari processor dan beberapa periferal yang berfungsi untuk memproses sinyal yang dihasilkan oleh sensor-sensor.

A = EEPROM  memory

B = Main processor

C = Safety processor (addresses the emergency parameters of the injection)

D = Crystal



Lokasi dimana processor dan beberap peripheral memproses inyal input dari berbagai sensor,  sinyal ini umumya berupa sinyal analog yang kemudian oleh IC (analog digital converter) merubah sinyal analog menjadi sinyal digital agar dapat diproses oleh processor dimana processor hanya dapat bekerja dengan sinyal digital.
Sangat penting untuk diingat bahwa sirkuit converter kemungkinan dapat dimasukkan ke dalam processor.


3. Bagian ECU yang bertanggung jawab untuk mempersiapkan sinyal-sinyal yang dihasilkan oleh sensor dapat diukur oleh analag digital converter atau processor.




4. Driver
Driver juga bekerja seperti converter, yaitu merubah sinyal digital menjadi sinyal analog dan juga berfungsi sebagai amplifier secara langsung menuju actuator sesuai dengan parameter yang seharusnya. Driver dapat berupa transistor sederhana atau operational amplifier yang rumit.




Pada artikel ini secara spesifik membahas tentang engine control module, namun prinsipnya berlaku untuk semua jenis control module.

2. Versi ECU
ECU dapat dibagi menjadi dua versi, older version dan advanced version

2.1 Older Version
Sebagai contoh kita gunakan ECU produksi Magneti Marelli IAW 1G7 SD.
Berdasarkan hasil pengamatan dari diagram ECU dibawah, terdapat komponen-komponen utama dan ECU ini menggunakan dua buah processor.




2.3 New Version
Gambar dibawah menunjukkan ECU IAW 4A FB P1 Magneti Marelli, dimana ECU ini mempunyai komponen-komponen dengan bentuk yang lebih kecil  dan menggunakan processor dan driver dengan karakteristik yang unik.

Processor yang digunakan pada ECU ini adalah ST10 168, sebuah processor serbaguna dengan berbagai fitur.  Processor ini mempunyai ukuran penyimpanan internal memory yang sangat besar dan digunaka sebagai main memory, ini akan kita bahas selanjutnya.

Penggunan  drive ryang fleksibel juga membantu mengurangi jumlah komponen yang digunakan sehingga memperkecil ukuran papan PCB.





Nantikan artikel berikutnya yang akan membahas: Service ECU Bagian 1: Diagnosa Kerusakan ECU Mobil



Ada masalah dengan ECU mobil Anda...??  

Butuh Bantuan...???  

Silahkan hubungi kami..!!







Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Service ECU Bagian 1: Penggunaan Control Module Pada Sistem EFI"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel