...

Problem Komunikasi ECU Mobil Bagian I

March 27, 2018

Problem Komunikasi ECU Mobil Bagian I



GEARS July 2016 by Scott Shotton
The Driveability Guys

Kebanyakan teknisi akan segera mencurigai kerusakan pada speed sensor jika menemui kode DTC yang berhubungan dengan gear ratio, kode input shaft sensor, atau kode output shaft sensor.

Kode-kode tersebut dapat membuat "bingung" Transsmission Control Module (TCM) sehingga membuat TCM masuk ke mode fail safe. Namun sebenarnya banyak hal yang dapat menjadi penyebab gangguan tersebut.

Pada sistem kontrol elektronik yang sudah lebih canggih saat ini, gejala kerusakan tersebut bisa saja disebabkan oleh gangguan pada sistem jaringan komunikasi atau network communication antar kontrol unit.

Mobil dengan teknologi terkini mempunyai beberapa kontrol modul dengan   berbagai macam tugas atau fungsi. Modul- modul ini harus dapat saling berkomunikasi agar dapat berfungsi dengan baik.

Bayangkan proses komunikasi  modul-modul di mobil tersebut seperti proses komunikasi sistem kerja di bengkel mobil :

Pelanggan berkomunikasi dengan service advisor, service advisor berkomunikasi dengan teknisi dan teknisi melakukan pekerjaan perbaikan.
Rangkaian komunikasi ini dapat berubah-ubah beberapa kali. Hal yang sama berlaku pada PCM TCM  yang mengontrol kerja sistem transmisi dan mesin atau modul lainnya

Seperti perumpamaan pada rantai komunikasi di bengkel tadi, agar komunikasi dapat berlangsung dengan efektif maka diperlukan dua hal yaitu :

Individu-individu yang terlibat komunikasi harus dalam keadaan terjaga atau sadar dan mampu berkomunikasi dengan  baik kepada yang lain.

Modul-modul pada kendaraan bekerja dengan prinsip yang serupa.


Masalah pada komunikasi modul biasanya cukup membingungkan. Saat pelanggan datang ke bengkel tidak akan pernah mengeluhkan "modul-modul pada mobil saya tidak dapat saling berkomunikasi".

Petunjuk pertama yang menunjukkan adanya masalah pada sistem komunikasi modul dapat diketahui setelah menghubungkan scantool.

Pada titik tersebut arah diagnosa akan berubah dengan drastis. Masalah pada jaringa komunikasi kendaraan masih menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian besar teknisi.

Hal tersebut dapat disebabkan karena teknisi belum mempunyai pemahaman yang baik menngenai sistem komunikasi antar modul-modul di mobil atau tidak mengetahui langkah -langkah apa saja yang harus dilakukan jika terdapat gangguan pada komunikasi modul.

Namun sebenarnya masalah pada sistem  komunikasi modul relatif lebih mudah untuk diperbaiki jika teknisi memahami apa yang terjadi.


Kembali keanalogi komunikasi di bengkel tadi: Karyawan yang terlibat pada  sistem  komunikasi tadi harus dalam keadaan terjaga (awake)  dan mempunyai kemampuan berbicara dengan baik.

Agar kontrol modul dapat melakukan komunikasi dengan baik maka ketiga hal dibawah ini harus ada, yaitu: 


  • Power
  • Ground
  • Kemampuan untuk berkomunikasi


Ketiga hal tersebutlah yang harus diperiksa jika terdapat gangguan pada sistem komunikasi modul-modul di mobil.


Gangguan pada jaringan komunikasi kontrol modul yang paling umum terjadi adalah : 

1. Satu modul off line (tidak dapat berkomunikasi)
2. Beberapa modul sekaligus off line
3. Seluruh modul off line atau seluruh jaringan bermasalah.

Seluruh gangguan komunikasi tersebut biasanya disertai munculnya kode DTC "Uxxxx" yang bisa sangat membantu untuk melakukan diagnosa, walaupun terkadang juga tidak dapat diandalkan.


Menganalisa gangguan komunikasi kontrol modul : 



Hanya Satu kontrol modul yang tidak dapat berkomunikasi (off line).

Contoh kasus :
Lampu indikator SRS Air bag pada mobil  Ford E350 tahun 2006 dengan mesin 5.4 liter menyala.

Saat  scantool dihubungkan ke soket DLC 3  ternyata  tidak dapat melakukan komunikasi dengan  restarint control module (RCM).

Saat scantool tidak dapat melakukan komunikasi dengan kontrol modul yang bermasalah biasanya akan membuat bingung bagaimana cara melakukan analisa, sehingga sering dilakukan penggantian komponen-komponen seperti RCM untuk menemukan penyebab kerusakan dan ternyata langkah tersebut tidak menyelesaikan masalah.

Untuk menganalisa problem tersebut dibutuhkan pendekatan secara logika dan pemahaman atas tiga syarat yang dibutuhkan agar kontrol modul dapat melakukan komunikasi dengan baik, yaitu:

  • Power
  • Ground
  • Komunikasi 


Langkah awal yang harus dilakukan untuk mendiagnosa gangguan komunikasi antar modul adalah dengan mencoba melakukan komunikasi dengan salah satu modul yang tidak dapat berkomunikasi  dan modul-modul lainnya.

Ingat..!! Tidak semua scantool OBD II yang dijual dipasaran dapat melakukan komunikasi dengan semua kontrol modul. 

Pada contoh kasus ini scantool yang digunakan adalah Verus Pro dan Ford IDS yang mempunyai kemampuan berkomunikasi dengan semua kontrol modul Ford.

Saat Scantool dicoba, dapat diketahui ternyata tidak dapat berkomunikasi dengan modul air bag namun saat dicoba berkomunikasi dengan kontrol modul yang lain ternyata berfungsi dengan baik.

Sehingga dapat disimpulkan gangguan yang terjadi pada jaringan komunikasi di mobil tersebut adalah: Hanya Satu kontrol modul yang tidak dapat berkomunikasi (off line).



Langkah selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan tiga syarat yang dibutuhkan agar RCM dapat berkomunikasi dengan baik.
Modul RCM terletak dibawah driver seat dan sudah pernah dilepaskan untuk penggantian.

Pemeriksaan pada service informasi menunjukkan pin 11 pada konektor RCM C310a adalah standard ISO 9141 network (gambar1).

Kabel berwarna biru dan putih terhubung ke Konektor DLC pada pin no 7 agar dapat berkomunikasi.


RCM connector C310a is the ISO 9141 network (figure 1)
RCM connector C310a is the ISO 9141 network (gambar 1)


Teknik yang sangat berguna untuk memeriksa sistem komunikasi adalah dengan menghubungkan osiloskop pada kabel network pada DLC  dan pin komunikasi pada modul.

Gambar osiloskop (gambar 2) menunjukkan  channel A (biru)  dihubungkan ke DLC dan channel B (merah) dihubungkan pada pin 11 RCM . Kemudian dengan menggunakan scantool aktivasi kode retrieval dari RCM.


The scope capture (figure 2) shows channel
The scope capture (figure 2) shows channel



Osiloskop menampilkan sinyal komunikasi pada kedua ujung kabel jaringan. Kita memang tidak dapat mengetahui apa yang dikomunikasikan modul, namun kita dapat melihat bahwa modul berusaha mengkomunikasikan sesuatu.

Selama terlihat sinyal digital yang mencapai nilai tertingi dan terendah  berarti jaringan komunikasi modul dalam keadaan baik.


Pada kasus ini, scantool berusaha berkomunikasi ke modul, nilai tegangan berada pada level yang tepat namun  RCM tidak memberikan respon.

Selanjutnya, periksa power ke RCM. Wiring diagram menunjukkan sebuah kabel berwarna merah-putih yang berada pada pin 12 konektor C310a. Karena modul mudah diakses maka dapat diperiksa power suplai pada titik ini.

Periksa sirkuit dengan menggunakan test lamp, namun test lamp tidak menyala. Saat menghubungkan test lamp maka sirkuit akan terbebani, jika terdapat tahanan yang terlalu besar atau voltage drop pada sirkuit maka lampu tidak akan menyala dan pemeriksaan menggunakan volt meter akan mengkonfirmasi tidak ada tegangan pada RCM.

Langkah selanjutnya adalah dengan memeriksa fuse, namun lokasi fuse berada di area bawah dashboard yang sempit dan biasanya Ford jarang melabeli fuse boxnya sehingga sedikit sulit untuk mengidentifikasinya.

Sehingga untuk mempercepat analisa maka gunakan kabel jumper yang dilengkapi fuse pengaman untuk membypass sirkuit  dengan memberikan suplai tegangan secara langsung  ke pin 12  (gambar 3).

Saat dijumper sistem komunikasi RCM berfungsi dengan normal.

Supplying power to pin 12 with a fused test lead (figure 3)
Supplying power to pin 12 with a fused test lead (figure 3)



Langkah yang umum selanjutnya adalah  mencari dan memeriksa kondisi fuse. Fuse dalam keadaan bagus dan ada suplai tegangan sampai di fuse tersebut.

Jika Fuse dalam keadaan bagus maka patut dicurigai ada kerusakan pada jalur kabel power suplai, jika dilihat pada wiring diagram kabel tersebut berada dari sisi kiri dashboard menuju ke bawah driver seat. Lakukan penelusuran pada jalur tersebut untuk mengetahui letak kerusakannnya.

Sebelum melakukan penelusuran , apakah perlu dilakukan pengecekan ground...?

Seharusnya tidak perlu lagi karena jika ground mengalami kerusakan maka saat tadi pin 12 yang merupakan power suplai modul RCM di jumper ke power maka tidak akan membuat sistem komunikasi RCM menjadi normal.

Masalah pada mobil ini disebabkan kerusakan kabel power berwarna  merah-putih di area kaki pengemudi (gambar 4). Setelah melepaskan trim dan solasi pembungkusnya maka terlihat kerusakan kabel dan nampak warna jamur kehijauan.



Broken red and white power wire in the driver’s foot well (figure 4)
Broken red and white power wire in the driver’s foot well (figure 4)


Langkah diagnosa pada mobil ini relatif sangat cepat dan mudah karena menggunakan pola pendekatan yang terstruktur :

1. Tentukan bahwa hanya 1 modul tang tidak dapat berkomunikasi.
2. Periksa kabel komunikasi
3. Periksa power suplai
4. Periksa kondisi ground. ( Pada kasus ini tidak perlu dilakukan)

Pada bagian dua  akan dibahas teknik diagnosa pada kendaraan yang mengalami beberapa modul tidak dapat berkomunikasi atau off line



Ada masalah dengan mobil Anda...??  

Butuh Bantuan...???  

Silahkan hubungi kami..!!






Artikel Terkait

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar