Problem Komunikasi ECU Mobil Bagian II

Problem Komunikasi ECU Mobil Bagian II

GEARS August 2016 by Scott Shotton
The Driveability Guys



Pada artikel Problem Komunikasi ECU Mobil Bagian I kita membahas bagaimana menganalisa gangguan satu modul yang tidak dapat berkomunikasi. Disebutkan ada tiga syarat agar modul dapat bekerja dan berkomunikasi dengan baik, yaitu : power, ground dan kemampuan bekomunikasi.


Pada artikel ini akan dibahas gangguan komunikasi pada beberapa modul sekaligus. Langkah-langkah diagnosa yang dilakukan akan sedikit berbeda karena penyakitnya juga berbeda, namun seperti biasa untuk menganalisa gangguan  sistem jaringan komunikasi modul pada mobil harus diawali dengan pemeriksaan menggunakan scantool.

Kendaraan yang digunakan sekarang adalah Chevrolet silverado 20007 dengan gejala tidak bisa starting atau kadang-kadang bisa starting. Saat gejala kerusakan tersebut muncul ada masalah lain yang muncul yaitu power window dan HVAC tidak bekerja.


Langkah diagnosa pertama pada mobil-mobil modern adalah dengan menghubungkan scantool untuk membaca kode kerusakan atau DTC yang mungkin ada. Pada kasus ini, beberapa modul tidak akan merespon yang menunjukkan adanya gangguan pada sistem jaringan komunikasi kendaraan.

Saat beberapa modul tidak dapat berkomunikasi sekaligus , maka langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencoba melakukan komunikasi dengan semua modul dan kemudian dengan menguuunakan wiring diagram untuk mencari area yang menjadi titik fokus pemeriksaan. Pada contoh kasus ini komunikasi dapat dilakukan dengan  Engine Control Module (ECM), Body Control Module (BCM), Transmission Control Module (TCM) and the Electronic Brake Control Module (EBCM.)

Sedangkan modul-modul yang tidak dapat merespon diantaranya: Radio, Passenger Door Switch (PDS), Instrument Panel Cluster (IPC), Driver Door Switch (DDS), HVAC Control Module (HVAC), Theft Deterrent Control Module (TDM), Body Control Module (BCM), Memory Seat Module (MSM), Sensing and Diagnostic Module (SDM), dan Remote Control Door Lock Receiver (RCDLR.)

Berdasarkan data diatas maka langkah selanjutnya adalah melihat wiring diagram untuk mempelajari sistem kerjanya. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana fungsi jaringan komunikasi modul kendaraan tersebut.

Chevrolet Silverado mempunyai dua network atau jaringan, yaitu :
High speed CAN
Low Speed CAN


Berdasarkan pengamatan modul-modul yang dapat berkomunikasi dan modul-modul yang tidak dapat merespon maka dapat terlihat bahwa modul-modul yang dapat berkomunikasi berada pada jaringan high speed CAN sedangkan yang tidak merespon berada pada jaringan low speed CAN.


Langkah selanjutnya adalah menggunaka osiloskop untuk mengamati sinyal komunikasi. Kelihatannya sedikit rumit, namun ingat kita tidak perlu mengetahui apa yang "dikatakan" modul, kita hanya perlu menkonfirmasi apakah modul-modul tersebut "mengatakan " sesuatu.


Kita mulai dengan high speed CAN BUS untuk melihat tampilan kerja sinyalnya (gambar 1).

Diagram warna merah adalah CAN HIGH yang diperiksa pada konektor  pin no 6 DLC 3 dan diagram warna hijau adalah CAN LOW yang diperiksa pada konektor pin no 14 DLC 3.

CAN BUS Signal
CAN BUS Signal


Berikut halyang harus diperhatikan :
Sinyal bekerja dengan benar
Tegangan OK



Pada jaringan CAN  two-wire, tegangan CAN High berada pada 2,5 Volt dan akan meningkat menjadi 3,5 Volt saat melakukan komunikasi.

Sebaliknya  CAN Low berada pada tegangan 2,5 Volt dan akan menurun menjadi 1,5 Volt saat berkomunikasi.

Seperti yang dapat dilihat begitulah cara kerja CAN High dan CAN low, keduanya menampilkan diagram yang salik bertolak belakang (mirror).


Langkah berikutnya adalah memeriksa jaringan CAN low speed apakah ia berusaha melakukan komunikasi, untuk melakukannya hubungkan terminal positif osiloskop pada pin 1 DLC.






Dari tampilan osiloskop jelas sekali ada sesuatu yang mencoba melakukan komunikasi (gambar 2). Terlihat ada modul yang berkomunikasi, namun coba perhatikan tegangannya. CAN Low speed mobil ini diawali dengan tegangan dibawah nol Volt dan naik menjadi 0,7 Volt saat berkomunikasi.


CAN BUS Signal
CAN BUS Signal


Apakah hal tersebut normal ?


Sulit untuk memastikannya...
Pertama kita harus mengetahui bagaimana CAN Low speed GM yang baik sebelum mengambil kesimpulan. Mengetahui berapa  tegangan yang dikatakan baik pada protokol komunikasi tertentu sangat penting saat melakukan diagnosa.

Sebagai referensi, CAN Low speed GM berawal dari 0 Volt dan kemudian dapat meningkat samapai 4,5 Volt. Sinyal yang ditampilkan pada kendaraan kali ini tidak berada pada nilai tersebut.

Sehingga dapat dikatakan ada gangguan pada CAN Low speed. Sekarang kita ajukan beberapa pertanyaan:

Apakah ada kabel yang putus ? Tidak.  Jika ada kabel yang putus kemungkinan ada beberapa modul yang tidak berfungsi, namun tegangan pada jaringan yang tidak terganggu akan tetap baik.

Apakah terjadi short to ground...? Tidak. Jika kabel jaringan mengalami short to ground maka osiloskop akan membaca tegangan 0 Volt terus menerus.


Apakah terjadi short to power ? Tidak . Jika terjadi short to power akan menunjukkan system voltage.


Apakah ada salah satu modul yang menyebabkan rusaknya jaringan komunikasi? Ya. kemungkinan besar ini merupakan penyebabnya

Adalah biasa kerusakan salah satu modul akan mengganggu komunikasi modul-modul yang lain pada jaringannya masing-masing. Lalu bagaimana menentukan modul yang bermasalah jika contohnya terdapat sepuluh modul di dalam satu jaringan.

Salah satu cara adalah dengan  melepaskan modul-modul satu persatu, dan memperhatikan perubahan komunikasi apakah berubah menjadi baik saat modul tertentu dilepaskan.

Teknik ini mungkin akan menyita waktu pada beberap kendaraan tergantung lokasi modul-modul .

Pada beberapa kasus yang lain hal ini lebih mudah diisolasi.

Pada semua kasus, kunci keberhasilan analisa adalah wiring diagram dan topologi jaringan. Gambar dibawah ini merupakan penyederhanaan jaringan CAN low speed Chevrolet Siverado agar lebih mudah dipahami (gambar 3).


CAN Network diagram
CAN Network diagram



Seperti terlihat pada gambar, pada jaringan yang mengalami gangguan tersebut terdapat beberapa modul.  Kita saja mencoba melepaskan modul-modul tersebut satu persatu untuk menentukan akar permasalahan gangguan tersebut, namun langkah yang paling tepat adalah dengan mencoba melepasakan 2 titik sambungan (splices) yang terdapat pada rangkaian tersebut yaitu : splice JX221  dan JX339 are splices.  Jika splice JX339 dilepaskan maka jaringan tersebut akan terpisah dua.

Jika sistem komunikasi berubah normal saat splice JX 339 dilepaskan maka kemungkinan gangguan berasal dari Memory Seat Module (MSM), Sensing and Diagnostic Module (SDM), atau  Remote Control Door Lock Receiver (RCDLR.).
Namun jika melepaskan splice JX339 tidak mempengaruhi komunikasi maka fokuskan diagnosa pada diagram bagian atas.

Splice JX3339 berada dibawah kursi penumpang depan (gambar 4). Untuk menisolir sirkuit, lepaskanlah konektor atau comb. Comb pada dasarnya adalah sebuah jumper yang menjadi penghubung jaringan atau network.






JX339 Splice
JX339 Splice


Melepaskan comb akan mengisokir modul-modul yang terhubung melalui comb. Perhatikan saat comb dilepas sistem komunikasi modul-modul sisi atas kembali normal (gambar 3). Dengan langkah mengisolir sirkuit tersebut maka dapat disimpulkan bahwa gangguan tersebut dapat diakibatkan oleh  Memory Seat Module (MSM), Sensing and Diagnostic Module (SDM), or the Remote Control Door Lock Receiver (RCDLR.).


Lalu apa selanjutnya yang harus dilakukan ...?


Salah satu opsi yang dapat dilakukan adalah dengan melepaskan modul satu persatu , sebagai teknik diagnosa yang dapat diterima.
Namun agar lebih efisien kita dapat melakukan pendekatan terbalik. Kita dapat menggunakan kabel jumper pada splice JX339 untuk menghubungkan modul satu persatu sambil memperhatikan modul mana yang membuat jaringan menjadi terganggu.

Denagan menggunakan teknik kabel jumper  kita menhubungkan modul satu persatu sambil memeriksa memeriksa komunikasinya dengan menggunakan scantool . Saat  Sensing and Diagnostic Module (SDM) dihubungkan ke sistem jaringan, semua modul di dalam sistem menjadi down.

Sehingga tugas berikutnya adalah untuk menemukan Sensing and Diagnostic Module (SDM), atau  air bag modul kenudian lepaskan keduanya.

Pada service informasi disebutkan bahwa modul tersebut berada di bawah kursi penumpang depan. Saat karpet dilepaskan maka kan terlihat modul tersebut (gambar 5) dan kelihatannya ada korosi dan kotoran disekitar modul.



Sensing and Diagnostic Module (SDM)
Sensing and Diagnostic Module (SDM)
Pemeriksaan terakhir  adalah dengan melepaskan  Sensing and Diagnostic Module dan menghubungkan kembali komponen-komponen lainnya yang tadi dilepaskan. Hidupkan mesin dan hasil pemeriksaan dengan scantool menunjukkan modul-modul yang lain dapat berkomunikasi dengan scantool.

Memeriksa sinyal komunikasi CAN bus low speed dengan  Sensing and Diagnostic Module dilepaskan (gambar 6) menunjukkan sirkuit komunikasi berfungsi dengan normal. Tegangan mulai dari 0 volt dan meningkat menjadi sekitar 4.5 volt saat terjadi komunikasi.




low speed CAN bus
Low speed CAN bus


Sebagai tambahan, Sistem AC dan power window kembali bekerja dengan normal.  Sensing and Diagnostic Module (SDM)  pada Silverado tersebut merupakan penyebab munculnya gangguan yang dikeluhkan pelanggan.

Masalah tersebut dapat diatasi dengan melakukan penggantian dan programming SDM. Untuk melakukan diagnosa gangguan sistem komunikasi tersebut  harus dilakukan secara terstruktur.

Pertama, coba lakukan komunikasi dengan semua modul

Kedua, Gunakan wiring diagram untuk mempersempit pencarian, dan kemudian melakukan pemeriksaan sistem komunikasi dengan osiloskop dan konfiemasi menggunakan scantool untuk mengisolasi kerusakan.

Ketiga, melepaskan modul yang mengalami kerusakan dan menghubungkan komponen lainnya untuk mengkonfirmasi hasil diagnosa.

Langjah-langkah ini dapat diterapkan pada hampri semua gangguan komunikasi control module. Jika diterapkan dengan benar maka proses diagnosa akan lebih singkat dan akurat


Baca Juga : Memeriksa Gangguan Pada Sirkuit CAN (Control Area Network)



Ada masalah dengan mobil Anda...??  

Butuh Bantuan...???  

Silahkan hubungi kami..!!




www.montirpro.com  08111857333

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel